Hikmat Itu Mengajar (Father, You are My Inspirations)

cryApa maksudnya ‘hikmat itu mengajar’? Artinya adalah bahwa hikmat itu sesuatu yang aktif, hikmat bukanlah sesuatu yang pasif. Bukan sesuatu yang dipelajari oleh seseorang. Tapi sebaliknya ia mempunyai kemampuan untuk mengajarkan sesuatu (segala sesuatu yang baik, yang benar, jujur dan adil).

Apabila kita membaca kitab Amsal, dapat kita lihat bahwa hikmat itu berbicara. Bahkan dalam Amsal 8 disebutkan dengan jelas bahwa ia hidup. Berikut adalah contoh dalam Alkitab yang menunjukkan bahwa hikmat itu sesuatu yang aktif (ia berbicara bahkan ia mengajar).

“hikmat berseru nyaring di jalan-jalan, di lapangan-lapangan ia memperdengarkan suaranya, di atas tembok-tembok ia berseru-seru, di depan pintu-pintu gerbang kota ia mengucapkan kata-katanya.” Amsal 1:20-21

“terimalah didikanku, lebih dari pada perak, dan pengetahuan lebih dari pada emas pilihan. Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya. Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.” Amsal 8:10-12

Proses terjadinya sampai hikmat itu ada pada diri seseorang adalah dengan ia (hikmat) berbicara terlebih dahulu. Tanpa ia berbicara terlebih dahulu tidak mungkin datang pengetahuan. Saat ia berbicara kemudian ada yang menangkap perkataannya, di saat itulah orang itu memperoleh pengertian. Jadi hikmat semata-mata adalah karunia. Tidak diberikan dengan memandang apakah orang itu Kristen sejak lahir atau bukan Kristen sekalipun. Ia semata-mata adalah pemberian Tuhan. Tuhan memberikan hikmat pada siapa Ia berkenan memberikannya.

“Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepadaMu. Semua telah diserahkan kepadaku oleh Bapaku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.” Matius 11:25-27

Itulah yang dimaksudkan oleh Paulus sebagai karunia berkata-kata dengan hikmat. Seseorang yang berhikmat adalah orang yang selalu mendengar didikan hikmat. Ia tidak pernah melahirkan suatu pengertian dari dirinya sendiri. Apa yang ia katakan adalah sesuatu yang pernah hikmat ajarkan kepadanya. Jadi sifatnya hanya pengulangan dari apa yang pernah hikmat ajarkan kepadanya.

Orang-orang yang penuh hikmat seperti Salomo pun dalam Amsalnya tidak berani mengatakan bahwa yang dia tulis adalah lahir dari pikirannya sendiri. Dia selalu mengatakan “hikmat berseru-seru ……”, dan rasul Paulus pun menyebut dirinya bukan seorang yang pandai berkata-kata. Mereka menyadari kebenaran makna dari “hikmat itu berbicara dan mengajar”. Seseorang yang mempunyai karunia untuk berkata-kata dengan hikmat adalah seseorang yang telah menyadari kebenaran makna “hikmat itu berbicara dan mengajar”. Bersedia menyingkirkan segala egonya untuk dihormati orang dengan mengatakan bahwa yang ia ajarkan adalah bukan dari dirinya melainkan hikmatlah yang mengajarkannya.

Waktu pesta itu berlangsung, Yesus masuk ke Bait Tuhan lalu mengajar di situ. Maka heranlah orang-orang Yahudi dan berkata: “Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan tanpa belajar!” Jawab Yesus kepada mereka: “Ajaranku tidak berasal dari diriKu sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku. Yohanes 7:14-16

“Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.” Yohanes 7:18

Artikel ini adalah tulisan ulang dari apa yang hikmat ajarkan. Tulisan ini hanya sedikit, Bapa yang akan menginspirasikannya lebih banyak kepada Anda.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s