Kasih Bapa

Kasih…
Ketika Seorang Bayi telah lahir, di sana ada harapan yang baru
Ketika Seorang Anak Dewasa, di sana ada arah yang baru
Ketika Seorang telah mati, di sana ada iman
Ketika Seorang telah bangkit, di sana ada kehidupan yang baru (savethelost.blogspot.com_2007)

Momen natal adalah momen yang saya tunggu-tunggu karena maknanya yang begitu dalam. Tidak hanya berbicara mengenai kaus kaki yang digantung, permen huruf J dengan warna merah putih atau topi sinterklas. Tapi mengenai kehadiran Tuhan ke dalam dunia, natal dapat dikatakan sebagai awal dari harapan kita yang baru karena tanpa kelahiran Yesus maka tidak ada pengampunan dan tidak ada keselamatan, dengan dimulainya kelahiran Yesus maka sebagai orang percaya kita memiliki harapan yang baru. Harapan yang tidak akan sia-sia karena pada akhirnya Yesus pun bangkit dan membuktikan pada semua orang bahwa Ia adalah Tuhan!
Puji Tuhan kalau kita bisa merayakan natal tanpa melupakan arti natal yang sebenarnya. Natal yang sebenarnya adalah bahwa seorang pribadi sudah dipersiapkan untuk mati dan bangkit, sebagai bukti dari kasih Bapa kepada kita. Yesus lahir ke dunia dengan penuh kesederhanaan dan membawa kasih Bapa kepada kita yang Ia buktikan melalui kematianNya di kayu salib. Kalau waktu kecil, Tuhan Yesus tidak bisa menjawab pertanyaan kita, maka waktu Ia mati, Ia menjawab pertanyaan kita.
“ Tuhan seberapa besar kasihMu kepadaku?”….Yesus tidak menjawab apapun. Sampai akhirnya saya sadar Ia telah menjawabnya dengan merentangkan tangan di kayu salib yang menandakan bahwa begitu besar kasihNya kepada kita. Dan tangan terpaku yang membuktikan bahwa tangan kasihNya tidak akan pernah turun, menandakan bahwa kasihNya untuk selama-lamanya. Jikalau selama ini kita terus tidak percaya bahwa Tuhan dapat mengampuni seberat apapun dosa kita maka pada hari ini percayalah dan Ia akan memberikan pengampunan itu kepadamu, Ia selalu ada waktu dan terbuka untuk segala pertobatan kita.
Milikilah makna natal yang sebenarnya……(nic)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s