IMAN

Mari saat ini kita belajar tentang iman! Apa itu iman dan apa dampaknya saat kita beriman?

Dalam Ibrani 11:1 dikatakan Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Apa yang dimaksudkan dengan kata-kata “segala sesuatu yang tidak kita lihat”? Itulah janji Tuhan. Janji Tuhan yang sudah Tuhan sediakan untuk masing-masing pribadi dan akan Tuhan berikan saat seseorang menjadi percaya.

Iman (faith) erat kaitannya dengan kesetiaan (faithful). Dikatakan pada Ibrani 11 tadi bahwa untuk menjadi percaya pada segala sesuatu yang tidak kelihatan (janji Tuhan) dibutuhkan iman (faith) sebagai dasarnya. Sedangkan untuk sampai janji Tuhan itu bisa tergenapi diperlukan kesetiaan (faithfulness).

Faithful artinya iman (faith) yang penuh melimpah. Sehingga bisa dikatakan bahwa tidak cukup dengan Anda menjadi percaya saja, namun Anda juga harus setia (faithful). Setia yang bagaimana? Dengan tetap menjadi kristen dan tidak pernah absen ke gereja? Bukan. Dengan tetap menjadi kristen dan tidak pernah absen ke gereja tidak menjadikan Anda faithful. Setia artinya Anda berani untuk terus berpegang pada janji Tuhan dan memandang Dia yang memberikan janji itu adalah setia. Dengan adanya kesetiaan itu Anda akan berani untuk tetap percaya pada Tuhan dan akan janji-janjiNya dalam kehidupan Anda sekalipun Anda belum melihatnya. Anda telah melihat dengan hati bahwa Anda telah menerimanya sekalipun belum melihatnya.

Lalu apa dampaknya saat Anda berani untuk tetap setia pada janji-janji Tuhan (faithful)? Anda akan dibenarkan oleh Tuhan dan pada saat Tuhan membenarkan kesetiaan Anda maka janjiNya akan tergenapi dalam hidup Anda.

Roma 4:18 mengatakan sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut apa yang telah difirmankan “Demikian banyaknya nanti keturunanmu.”

Roma 4:19 :Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.

Roma 4:20 :Tetapi terhadap janji Tuhan ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Tuhan,

Roma 4:21 :dengan penuh keyakinan, bahwa Tuhan berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Roma 4:22 :Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Dan pada ayat 23nya dikatakan bahwa kata-kata ini , yaitu “hal ini diperhitungkan kepadanya,” tidak ditulis untuk untuk Abraham saja,

Roma 4:24 : tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Tuhan memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus , Tuhan kita, dari antara orang mati ,

Roma 4:25 : yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

Siapakah Anda? Anda adalah pasangan suami istri? apakah Anda berani memiliki iman untuk pasangan Anda? seorang anak? beranikah Anda memiliki iman untuk orang tua Anda? atau Anda seorang yang duduk di kursi pemerintahan? apakah Anda telah memiliki iman bagi bangsa ini?

Roma 10:11 : Tuhan tidak akan mempermalukan orang yang percaya padaNya.

Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s